Datang di PN Jakarta Selatan, Ibu Brigadir J Ikatkan Kain Ulos di Kepala

Datang di PN Jakarta Selatan, Ibu Brigadir J Ikatkan Kain Ulos di Kepala

Ibunda Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J, Rosti Simanjuntak, datang di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan bersama kelompok keluarganya menjadi saksi kasus pembunuhan anaknya dengan tersangka Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi, Selasa.

Berdasar penilaian Kompas.com, Rosti kelihatan keluar mobil minibus dan keluar dengan ikat kepala memakai benda keramat suku Batak, yaitu kain ulos warna merah tua. Rosti datang bersama suaminya Samuel Hutabarat dan beberapa saksi yang lain dari keluarga Brigadir J sekitaran jam 09.10 WIB.

Dijumpai, Rosti dan keluarga Brigadir J yang lain direncanakan jadi saksi dalam persidangan kasus pembunuhan merencanakan Brigadir J dengan tersangka Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi.

Dalam kelompok itu kelihatan ayah dan adik Brigadir J, yaitu Mahareza Rizky Hutabarat. Disamping itu, tante-tante dari Brigadir J datang, yakni Sanggah Parulina, Rohani Simanjuntak, Roslin Emika Simanjuntak, Novita Sari Nadea, dan Indra Manto Pasaribu.

Selainnya dari faksi keluarga, ada advokat keluarga Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak, yang akan bersaksi dalam sidang.

Arti kain ulos sebagai salah satunya baju tradisi Sumatera Utara yang umum digunakan oleh warga Suku Batak.

Kain ulos berbentuk kain tenun berwujud selendang yang dipandang seperti lambang restu, kasih-sayang, dan persatuan. Warga Batak memandang kain ulos sebagai benda keramat yang searah dengan semboyan mereka “Ijuk pangihot ni hodong, Ulos pangihot ni holong”.

Maknanya, “bila ijuk ialah pengikat pelepah pada batangnya karena itu ulos ialah pengikat kasih-sayang antarsesama”. Kain ulos mempunyai bermacam pola dan tipe yang alokasi dan pemakaiannya berbeda berdasar ketetapannya.

About admin

Check Also

Senin Depan, Jokowi Berikan Langsung Tukar Rugi Rumah Hancur di Cianjur

Senin Depan, Jokowi Berikan Langsung Tukar Rugi Rumah Hancur di Cianjur Presiden Joko Widodo akan …