TGIPF Kanjuruhan: Bukan Ranah Kami untuk Menggulingkan Kepemimpinan PSSI

TGIPF Kanjuruhan: Bukan Ranah Kami untuk Menggulingkan Kepemimpinan PSSI

Anggota Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF) Tragedi Kanjuruhan, Akmal, sampaikan konsentrasi kerja tim ialah membuat dasar baru persepakbolaan Indonesia. Ia menjelaskan TGIPF akan menuntaskan masalah sepakbola Indonesia sampai ke akar-akarnya.
“Yang perlu ialah bagaimana membuat dasar baru sepakbola Indonesia di depan, jadi tidak cuma sekedar menuntaskan permasalahan di atas, tetapi juga sampai ke akar-akarnya,” kata Akmal selesai terima perwakilan supporter sepakbola semua Indonesia di Kemenko Polhukam, Jakarta.

Akmal memperjelas TGIPF Tragedi Kanjuruhan tidak berkuasa lakukan reformasi organisasi di badan PSSI. Akmal menjelaskan TGIPF cuma memiliki hak memberi referensi berkaitan peraturan kelaikan stadion sampai penyelamatan supporter saat laga.

“Jika kita tidak dalam jatah untuk masalah reformasi pengurus PSSI, mereka punyai punya proses masing-masing, kami cuma konsentrasi pada permasalahan. Kita jangan interferensi untuk organisasi, tetapi untuk peraturan dan lain-lain, apa lagi yang berkaitan beberapa hal yang memiliki sifat umum, kita punyai hak karena itu, misalkan minta PSSI untuk menegakkan ketentuan, mengonfirmasi stadion-stadion yang pantas dan aman, mempersiapkan peraturan suporter dan lain-lain. Tetapi jika menjatuhkan kepimpinan PSSI bukan ranah kita, kita tidak ada pekerjaan ke situ,” katanya.

Akmal mengutarakan beberapa tim telah ada di Malang sampai 3 hari di depan. Tim saat ini sedang lakukan interograsi dan kumpulkan data.

“Selama ini kita baru ke lapangan sampai tanggal 9, kita akan kumpulkan semua data sekunder, primer, tersier, empirik, menjumpai korban, menjumpai panitia pelaksana, meng-interview dan menginterogasi lah beberapa pihak berkaitan semua, dari sana kita lakukan rapat paripurna untuk disaksikan yang mana masih tidak cukup, yang kurang kita sisir kembali yang kurang dari laporan hasil lapangan, dari sana baru kita ambil sebuah ringkasan,” katanya.

Akmal sampaikan TGIPF Tragedi Kanjuruhan akan sampaikan ringkasan penemuan jika data telah komplet dan dikaji. Ia menyebutkan, tim tidak sampaikan perubahan penemuan tiap hari.

“Sehingga kita tidak umumkan day to day apa yang kita jumpai di atas lapangan karena kita ini konsentrasi kerja, bukan konsentrasi sampaikan ke khalayak yang pada akhirnya tercurah masalah masalah yang berada di lapangan, sebagai contoh misalkan jumlah korban,” paparnya

 

About admin

Check Also

Kejagung Check Beskal Diperhitungkan Peras Pebisnis Asal Semarang Rp10 Miliar

Kejagung Check Beskal Diperhitungkan Peras Pebisnis Asal Semarang Rp10 Miliar Kejaksaan Agung (Kejagung) mengecek seorang …